Jaringan komputer (jaringan) adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer
yang didesain untuk dapat berbagi sumber daya (printer, CPU),
berkomunikasi (surel, pesan instan), dan dapat mengakses
informasi(peramban web). Tujuan dari jaringan komputer adalah agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server). Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.
Dua buah komputer yang masing-masing memiliki sebuah kartu jaringan, kemudian dihubungkan melalui kabel maupun nirkabel sebagai medium transmisi data, dan terdapat perangkat lunak sistem operasi jaringan akan membentuk sebuah jaringan komputer yang sederhana. Apabila ingin membuat jaringan komputer yang lebih luas lagi jangkauannya, maka diperlukan peralatan tambahan seperti Hub, Bridge, Switch, Router, Gateway sebagai peralatan interkoneksinya.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Jaringan_komputer
Minggu, 23 Juni 2013
Pengenalan Bahasa 4GL
Generasi Bahasa Komputer :
1) Bahasa Generasi Pertama adalah bahasa mesin. Beberepa ciri dari bahasa komputer ini adalah tidak ada terdapat interpreter / kompilator, programnya masih menggunakan notasi biner dan sangat sulit untuk mengecek kesalahan.
contoh : 011011 000000 000000 000001 110101 ( artinya: bersihkan akumulator masukan isi lokasi penyimpanan 117 ke dlmnya).
2) Bahasa Generasi Kedua (1950-an) merupakan bahasa assembly. Ciri-cirinya adalah pengalamatan pada bahasa ini dilakukan secara simbolis bukan dengan alamat fisik. Bahasa ini terdiri atas SAP, AUTOCODER, SPS, BAL dan EASYCODER.
Contoh:
CLA SALARY ==> (Salary menunjukkan lokasi memori tempat variabel salary disimpan).
3) Bahasa Generasi Ketiga (1960-an) sudah merupakan bahasa tingkat tinggi. Bahasa pada generasi ini sudah menggunakan kata-kata dalam bahasa Inggris,dan menekankan pada formula dalam notasi matematika. Selain itu, programnya dapat dikonversikan untuk dijalankan pada mesin-mesin yg berbeda. Bahasa generasi tiga terdiri atas: ALGOL, FORTRAN, COBOL, PL/I dan ADA.
Contoh : x = (a+b) / (c+d)
4) Bahasa Generasi Keempat (1970-an) merupakan bahasa produktifitas tinggi . Bahasa generasi keempat sudah sangat lebih baik dari bahasa generasi sebelumnya. Bahasa pada generesai ini sudah mampu mempercepat proses pembuatan aplikasi (baris code lebih sedikit), mempermudah aplikasi dan mempercepat perubahan. Selain itu, bahasa ini juga sudah dapat meminimalkan problem debugging dan pemakainya dapat memecahkan problemnya secara indivudual. Bahasa generasi keempat terdiri dari Informix, Oracle.
5) Bahasa Generasi Kelima (1980-an) merupakan bahasa terakhir , biasanya bergerak di bidang artificial inteligence. Bahasa generasi kelima sudah menngunakan sistem berbasis pengetgahuan. Mesinnya juga sudah dapat menggambarkan kesimpulan berdasarkan kode pengetahuan yang kompleks. Bahasa di generasiini terdiri dari prolog, LISP.
.
Bahasa Generasi Keempat
Bahasa generasi keempat (4GL) disebut juga dengan ‘Bahasa produktifitas Tinggi’, ‘Bahasa non-prosedural’, ‘Pembuat aplikasi’. Bahasa 4GL ini berfungsi untuk menerima file yang berisi urutan-urutan statement program dan menghasilkan program yang dapat dijalankan. Ciri khas dari suatu bahasa 4GL adalah :
- Tidak perlu training yang lama pada DP.
- Bahasa untuk semua pemakai (profesional DP sampai pemakai akhir).
- Bahasa query.
- Pembuat aplikasi.
- Mencakup bahasa prosedural maupun non-prosedural.
Bahasa Prosedural menentukan ‘Bagaimana’ sesuatu diselesaikan (programmer memberikan instruksi yang detail tentang bagaimana masing-masing tugas diselesaikan), contohnya adalah COBOL, PL/I. Bahasa Nonprosedural menentukan ‘Apakah’ yang akan diselesaikan. Pada Bahasa Non – prosedural pemakai mendapat hasil yang cepat tanpa mengatakan prosedur bagaimana hal itu dikerjakan. Contohnya adalah Informix, NOMAD.
Selain ciri-ciri di atas, bahasa pemrograman keempat memiliki beberapa kriteria pokok, yaitu:
- apakah diperuntukkan untuk perhitungan yang rutin atau pembuatan keputusan ad-hoc ?
- apakah diperuntukkan bagi pemakai akhir atau DP profesional ?
- apakah memerlukan ketrampilan programmer atau seorang analis yang meng-gunakannya ?
- feature manakah yang disediakan ? (exp. simple query, pembuatan laporan)
- apakah on-line atau off-line ?
- apakah dijalankan untuk mainframe, mini atau pc ?
- apakah cukup mudah digunakan dan hasilnya cepat diperoleh ?
Agar suatu bahasa disebut dengan ‘Generasi Keempat’ harus mempunyai karakteristik atau properti khusus, yaitu :
1. User-friendly.
2. Programmer non-profesional dapat memperoleh hasil
3. Menggunakan DBMS secara langsung.
4. Program untuk semua aplikasi dapat dibuat dengan satu perintah instruksi yang lebih sedikit.
5. Disusun untuk operasi on-line.
6. Mempermudah pemahaman dan perawatan code orang lain.
7. Prototype dapat dibuat dan dimodifikasi dengan cepat.
Pada pemrograman 4GL memiliki komponen non prosedural yang munkin disembunyikan pada fasilitas prosedural. Seperti tampak pada gambar berikut.

Appli. Parameter : pemberian nama prosedur, katalog, versi dan penanggung jawab.
Data Spec : spesifikasi data dan file data yang digunakan.
Screen spec : penentuan bentuk tampilan.
Report Spec : penentuan spesifikasi laporan berdasarkan data yang diambil.
Dialogue spec : memberikan struktur interaksi orang dan komputer.
Specification of Rules : aturan-aturan untuk penentuan keputusan. Biasanya dipisahkan dari badan aplikasi.
1) Bahasa Generasi Pertama adalah bahasa mesin. Beberepa ciri dari bahasa komputer ini adalah tidak ada terdapat interpreter / kompilator, programnya masih menggunakan notasi biner dan sangat sulit untuk mengecek kesalahan.
contoh : 011011 000000 000000 000001 110101 ( artinya: bersihkan akumulator masukan isi lokasi penyimpanan 117 ke dlmnya).
2) Bahasa Generasi Kedua (1950-an) merupakan bahasa assembly. Ciri-cirinya adalah pengalamatan pada bahasa ini dilakukan secara simbolis bukan dengan alamat fisik. Bahasa ini terdiri atas SAP, AUTOCODER, SPS, BAL dan EASYCODER.
Contoh:
CLA SALARY ==> (Salary menunjukkan lokasi memori tempat variabel salary disimpan).
3) Bahasa Generasi Ketiga (1960-an) sudah merupakan bahasa tingkat tinggi. Bahasa pada generasi ini sudah menggunakan kata-kata dalam bahasa Inggris,dan menekankan pada formula dalam notasi matematika. Selain itu, programnya dapat dikonversikan untuk dijalankan pada mesin-mesin yg berbeda. Bahasa generasi tiga terdiri atas: ALGOL, FORTRAN, COBOL, PL/I dan ADA.
Contoh : x = (a+b) / (c+d)
4) Bahasa Generasi Keempat (1970-an) merupakan bahasa produktifitas tinggi . Bahasa generasi keempat sudah sangat lebih baik dari bahasa generasi sebelumnya. Bahasa pada generesai ini sudah mampu mempercepat proses pembuatan aplikasi (baris code lebih sedikit), mempermudah aplikasi dan mempercepat perubahan. Selain itu, bahasa ini juga sudah dapat meminimalkan problem debugging dan pemakainya dapat memecahkan problemnya secara indivudual. Bahasa generasi keempat terdiri dari Informix, Oracle.
5) Bahasa Generasi Kelima (1980-an) merupakan bahasa terakhir , biasanya bergerak di bidang artificial inteligence. Bahasa generasi kelima sudah menngunakan sistem berbasis pengetgahuan. Mesinnya juga sudah dapat menggambarkan kesimpulan berdasarkan kode pengetahuan yang kompleks. Bahasa di generasiini terdiri dari prolog, LISP.
.
Bahasa Generasi Keempat
Bahasa generasi keempat (4GL) disebut juga dengan ‘Bahasa produktifitas Tinggi’, ‘Bahasa non-prosedural’, ‘Pembuat aplikasi’. Bahasa 4GL ini berfungsi untuk menerima file yang berisi urutan-urutan statement program dan menghasilkan program yang dapat dijalankan. Ciri khas dari suatu bahasa 4GL adalah :
- Tidak perlu training yang lama pada DP.
- Bahasa untuk semua pemakai (profesional DP sampai pemakai akhir).
- Bahasa query.
- Pembuat aplikasi.
- Mencakup bahasa prosedural maupun non-prosedural.
Bahasa Prosedural menentukan ‘Bagaimana’ sesuatu diselesaikan (programmer memberikan instruksi yang detail tentang bagaimana masing-masing tugas diselesaikan), contohnya adalah COBOL, PL/I. Bahasa Nonprosedural menentukan ‘Apakah’ yang akan diselesaikan. Pada Bahasa Non – prosedural pemakai mendapat hasil yang cepat tanpa mengatakan prosedur bagaimana hal itu dikerjakan. Contohnya adalah Informix, NOMAD.
Selain ciri-ciri di atas, bahasa pemrograman keempat memiliki beberapa kriteria pokok, yaitu:
- apakah diperuntukkan untuk perhitungan yang rutin atau pembuatan keputusan ad-hoc ?
- apakah diperuntukkan bagi pemakai akhir atau DP profesional ?
- apakah memerlukan ketrampilan programmer atau seorang analis yang meng-gunakannya ?
- feature manakah yang disediakan ? (exp. simple query, pembuatan laporan)
- apakah on-line atau off-line ?
- apakah dijalankan untuk mainframe, mini atau pc ?
- apakah cukup mudah digunakan dan hasilnya cepat diperoleh ?
Agar suatu bahasa disebut dengan ‘Generasi Keempat’ harus mempunyai karakteristik atau properti khusus, yaitu :
1. User-friendly.
2. Programmer non-profesional dapat memperoleh hasil
3. Menggunakan DBMS secara langsung.
4. Program untuk semua aplikasi dapat dibuat dengan satu perintah instruksi yang lebih sedikit.
5. Disusun untuk operasi on-line.
6. Mempermudah pemahaman dan perawatan code orang lain.
7. Prototype dapat dibuat dan dimodifikasi dengan cepat.
Pada pemrograman 4GL memiliki komponen non prosedural yang munkin disembunyikan pada fasilitas prosedural. Seperti tampak pada gambar berikut.
Gbr1. Komponen 4GL untuk membuat aplikasi rutin.
Keterangan :Appli. Parameter : pemberian nama prosedur, katalog, versi dan penanggung jawab.
Data Spec : spesifikasi data dan file data yang digunakan.
Screen spec : penentuan bentuk tampilan.
Report Spec : penentuan spesifikasi laporan berdasarkan data yang diambil.
Dialogue spec : memberikan struktur interaksi orang dan komputer.
Specification of Rules : aturan-aturan untuk penentuan keputusan. Biasanya dipisahkan dari badan aplikasi.
Kelebihan dan Kekurangan Java
Kelebihan
- Multiplatform. Kelebihan utama dari Java ialah dapat dijalankan di beberapa platform / sistem operasi komputer, sesuai dengan prinsip tulis sekali, jalankan di mana saja. Dengan kelebihan ini pemrogram cukup menulis sebuah program Java dan dikompilasi (diubah, dari bahasa yang dimengerti manusia menjadi bahasa mesin / bytecode) sekali lalu hasilnya dapat dijalankan di atas beberapa platform tanpa perubahan. Kelebihan ini memungkinkan sebuah program berbasis java dikerjakan diatas operating system Linux tetapi dijalankan dengan baik di atas Microsoft Windows. Platform yang didukung sampai saat ini adalah Microsoft Windows, Linux, Mac OS dan Sun Solaris. Penyebanya adalah setiap sistem operasi menggunakan programnya sendiri-sendiri (yang dapat diunduh dari situs Java) untuk meninterpretasikan bytecode tersebut.
- OOP (Object Oriented Programming - Pemrogram Berorientasi Objek)
- Perpustakaan Kelas Yang Lengkap, Java terkenal dengan kelengkapan library/perpustakaan (kumpulan program program yang disertakan dalam pemrograman java) yang sangat memudahkan dalam penggunaan oleh para pemrogram untuk membangun aplikasinya. Kelengkapan perpustakaan ini ditambah dengan keberadaan komunitas Java yang besar yang terus menerus membuat perpustakaan-perpustakaan baru untuk melingkupi seluruh kebutuhan pembangunan aplikasi.
- Bergaya C++, memiliki sintaks seperti bahasa pemrograman C++ sehingga menarik banyak pemrogram C++ untuk pindah ke Java. Saat ini pengguna Java sangat banyak, sebagian besar adalah pemrogram C++ yang pindah ke Java. Universitas-universitas di Amerika Serikat juga mulai berpindah dengan mengajarkan Java kepada murid-murid yang baru karena lebih mudah dipahami oleh murid dan dapat berguna juga bagi mereka yang bukan mengambil jurusan komputer.
- Pengumpulan sampah otomatis, memiliki fasilitas pengaturan penggunaan memori sehingga para pemrogram tidak perlu melakukan pengaturan memori secara langsung (seperti halnya dalam bahasa C++ yang dipakai secara luas).
Kekurangan
- Tulis sekali, jalankan di mana saja - Masih ada beberapa hal yang tidak kompatibel antara platform satu dengan platform lain. Untuk J2SE, misalnya SWT-AWT bridge yang sampai sekarang tidak berfungsi pada Mac OS X.
- Mudah didekompilasi. Dekompilasi adalah proses membalikkan dari kode jadi menjadi kode sumber. Ini dimungkinkan karena kode jadi Java merupakan bytecode yang menyimpan banyak atribut bahasa tingkat tinggi, seperti nama-nama kelas, metode, dan tipe data. Hal yang sama juga terjadi pada Microsoft .NET Platform. Dengan demikian, algoritma yang digunakan program akan lebih sulit disembunyikan dan mudah dibajak/direverse-engineer.
- Penggunaan memori yang banyak. Penggunaan memori untuk program berbasis Java jauh lebih besar daripada bahasa tingkat tinggi generasi sebelumnya seperti C/C++ dan Pascal (lebih spesifik lagi, Delphi dan Object Pascal). Biasanya ini bukan merupakan masalah bagi pihak yang menggunakan teknologi terbaru (karena trend memori terpasang makin murah), tetapi menjadi masalah bagi mereka yang masih harus berkutat dengan mesin komputer berumur lebih dari 4 tahun.
Sejarah perkembangan Java
Bahasa pemrograman Java terlahir dari The Green Project, yang berjalan selama 18 bulan, dari awal tahun 1991 hingga musim panas 1992. Proyek tersebut belum menggunakan versi yang dinamakan Oak. Proyek ini dimotori oleh Patrick Naughton, Mike Sheridan, dan James Gosling, beserta sembilan pemrogram lainnya dari Sun Microsystems. Salah satu hasil proyek ini adalah maskot Duke yang dibuat oleh Joe Palrang.
Pertemuan proyek berlangsung di sebuah gedung perkantoran Sand Hill Road di Menlo Park. Sekitar musim panas 1992 proyek ini ditutup dengan menghasilkan sebuah program Java Oak pertama, yang ditujukan sebagai pengendali sebuah peralatan dengan teknologi layar sentuh (touch screen), seperti pada PDA sekarang ini. Teknologi baru ini dinamai "*7" (Star Seven).
Setelah era Star Seven selesai, sebuah anak perusahaan Tv kabel tertarik ditambah beberapa orang dari proyek The Green Project. Mereka memusatkan kegiatannya pada sebuah ruangan kantor di 100 Hamilton Avenue, Palo Alto.
Perusahaan baru ini bertambah maju: jumlah karyawan meningkat dalam waktu singkat dari 13 menjadi 70 orang. Pada rentang waktu ini juga ditetapkan pemakaian Internet sebagai medium yang menjembatani kerja dan ide di antara mereka. Pada awal tahun 1990-an, Internet masih merupakan rintisan, yang dipakai hanya di kalangan akademisi dan militer.
Mereka menjadikan perambah (browser) Mosaic sebagai landasan awal untuk membuat perambah Java pertama yang dinamai Web Runner, terinsipirasi dari film 1980-an, Blade Runner. Pada perkembangan rilis pertama, Web Runner berganti nama menjadi Hot Java.
Pada sekitar bulan Maret 1995, untuk pertama kali kode sumber Java versi 1.0a2 dibuka. Kesuksesan mereka diikuti dengan untuk pemberitaan pertama kali pada surat kabar San Jose Mercury News pada tanggal 23 Mei 1995.
Sayang terjadi perpecahan di antara mereka suatu hari pada pukul 04.00 di sebuah ruangan hotel Sheraton Palace. Tiga dari pimpinan utama proyek, Eric Schmidt dan George Paolini dari Sun Microsystems bersama Marc Andreessen, membentuk Netscape.
Nama Oak, diambil dari pohon oak yang tumbuh di depan jendela ruangan kerja "Bapak Java", James Gosling. Nama Oak ini tidak dipakai untuk versi release Java karena sebuah perangkat lunak lain sudah terdaftar dengan merek dagang tersebut, sehingga diambil nama penggantinya menjadi "Java". Nama ini diambil dari kopi murni yang digiling langsung dari biji (kopi tubruk) kesukaan Gosling. Konon kopi ini berasal dari Pulau Jawa. Jadi nama bahasa pemrograman Java tidak lain berasal dari kata Jawa (bahasa Inggris untuk Jawa adalah Java).
Sumber : id.wikipedia.org/wiki/Java
Pertemuan proyek berlangsung di sebuah gedung perkantoran Sand Hill Road di Menlo Park. Sekitar musim panas 1992 proyek ini ditutup dengan menghasilkan sebuah program Java Oak pertama, yang ditujukan sebagai pengendali sebuah peralatan dengan teknologi layar sentuh (touch screen), seperti pada PDA sekarang ini. Teknologi baru ini dinamai "*7" (Star Seven).
Setelah era Star Seven selesai, sebuah anak perusahaan Tv kabel tertarik ditambah beberapa orang dari proyek The Green Project. Mereka memusatkan kegiatannya pada sebuah ruangan kantor di 100 Hamilton Avenue, Palo Alto.
Perusahaan baru ini bertambah maju: jumlah karyawan meningkat dalam waktu singkat dari 13 menjadi 70 orang. Pada rentang waktu ini juga ditetapkan pemakaian Internet sebagai medium yang menjembatani kerja dan ide di antara mereka. Pada awal tahun 1990-an, Internet masih merupakan rintisan, yang dipakai hanya di kalangan akademisi dan militer.
Mereka menjadikan perambah (browser) Mosaic sebagai landasan awal untuk membuat perambah Java pertama yang dinamai Web Runner, terinsipirasi dari film 1980-an, Blade Runner. Pada perkembangan rilis pertama, Web Runner berganti nama menjadi Hot Java.
Pada sekitar bulan Maret 1995, untuk pertama kali kode sumber Java versi 1.0a2 dibuka. Kesuksesan mereka diikuti dengan untuk pemberitaan pertama kali pada surat kabar San Jose Mercury News pada tanggal 23 Mei 1995.
Sayang terjadi perpecahan di antara mereka suatu hari pada pukul 04.00 di sebuah ruangan hotel Sheraton Palace. Tiga dari pimpinan utama proyek, Eric Schmidt dan George Paolini dari Sun Microsystems bersama Marc Andreessen, membentuk Netscape.
Nama Oak, diambil dari pohon oak yang tumbuh di depan jendela ruangan kerja "Bapak Java", James Gosling. Nama Oak ini tidak dipakai untuk versi release Java karena sebuah perangkat lunak lain sudah terdaftar dengan merek dagang tersebut, sehingga diambil nama penggantinya menjadi "Java". Nama ini diambil dari kopi murni yang digiling langsung dari biji (kopi tubruk) kesukaan Gosling. Konon kopi ini berasal dari Pulau Jawa. Jadi nama bahasa pemrograman Java tidak lain berasal dari kata Jawa (bahasa Inggris untuk Jawa adalah Java).
Sumber : id.wikipedia.org/wiki/Java
Java
Java adalah bahasa pemrograman yang dapat dijalankan di berbagai komputer termasuk telepon genggam. Bahasa ini awalnya dibuat oleh James Gosling saat masih bergabung di Sun Microsystems saat ini merupakan bagian dari Oracle dan dirilis tahun 1995. Bahasa ini banyak mengadopsi sintaksis yang terdapat pada C dan C++
namun dengan sintaksis model objek yang lebih sederhana serta dukungan
rutin-rutin aras bawah yang minimal. Aplikasi-aplikasi berbasis java
umumnya dikompilasi ke dalam p-code (bytecode) dan dapat dijalankan pada berbagai Mesin Virtual Java (JVM). Java merupakan bahasa pemrograman yang bersifat umum/non-spesifik (general purpose),
dan secara khusus didisain untuk memanfaatkan dependensi implementasi
seminimal mungkin. Karena fungsionalitasnya yang memungkinkan aplikasi
java mampu berjalan di beberapa platform sistem operasi yang berbeda, java dikenal pula dengan slogannya, "Tulis sekali, jalankan di mana pun".
Saat ini java merupakan bahasa pemrograman yang paling populer
digunakan, dan secara luas dimanfaatkan dalam pengembangan berbagai
jenis perangkat lunak aplikasi ataupun aplikasi berbasis web.
Sumber : id.wikipedia.org/wiki/Java
Sumber : id.wikipedia.org/wiki/Java
Fitur pada Access
Salah satu keunggulan Microsoft Access dilihat dari perspektif programmer adalah kompatibilitasnya dengan bahasa pemrograman Structured Query Language (SQL); query dapat dilihat dan disunting sebagai statemen-statemen SQL, dan statemen SQL dapat digunakan secara langsung di dalam Macro dan VBA Module
untuk secara langsung memanipulasi tabel data dalam Access. Para
pengguna dapat mencampurkan dan menggunakan kedua jenis bahasa tersebut
(VBA dan Macro) untuk memprogram form dan logika dan juga untuk mengaplikasikan konsep berorientasi objek.
Microsoft SQL Server Desktop Engine (MSDE) 2000, yang merupakan sebuah versi mini dari Microsoft SQL Server 2000, dimasukkan ke dalam Office XP Developer Edition dan dapat digunakan oleh Microsoft Access sebagai alternatif dari Microsoft Jet Database Engine.
Tidak seperti sebuah sistem manajemen basis data relasional yang komplit, Microsoft JET Database Engine tidak memiliki fitur trigger dan stored procedure. Dimulai dari Microsoft Access 2000 yang menggunakan Microsoft Jet Database Engine versi 4.0, ada sebuah sintaksis yang mengizinkan pembuatan kueri dengan beberapa parameter, dengan sebuah cara seperi halnya sebuah stored procedure, meskipun prosesur tersebut dibatasi hanya untuk sebuah pernyataan tiap prosedurnya. Access juga mengizinkan form untuk mengandung kode yang dapat dieksekusi ketika terjadi sebuah perubahan terhadap tabel basis data, seperti halnya trigger, selama modifikasi dilakukan hanya dengan menggunakan form tersebut, dan merupakan sesuatu hal yang umum untuk menggunakan kueri yang akan diteruskan (pass-through dan teknik lainnya di dalam Access untuk menjalankan stored procedure di dalam RDBMS yang mendukungnya.
Dalam berkas Access Database Project (ADP) yang didukung oleh Microsoft Access 2000 dan yang selanjutnya, fitur-fitur yang berkaitan dengan basis data berbeda dari versi format/struktur data yang digunakan Access (
Sumber : id.wikipedia.org/wiki/Microsoft_Access
Microsoft SQL Server Desktop Engine (MSDE) 2000, yang merupakan sebuah versi mini dari Microsoft SQL Server 2000, dimasukkan ke dalam Office XP Developer Edition dan dapat digunakan oleh Microsoft Access sebagai alternatif dari Microsoft Jet Database Engine.
Tidak seperti sebuah sistem manajemen basis data relasional yang komplit, Microsoft JET Database Engine tidak memiliki fitur trigger dan stored procedure. Dimulai dari Microsoft Access 2000 yang menggunakan Microsoft Jet Database Engine versi 4.0, ada sebuah sintaksis yang mengizinkan pembuatan kueri dengan beberapa parameter, dengan sebuah cara seperi halnya sebuah stored procedure, meskipun prosesur tersebut dibatasi hanya untuk sebuah pernyataan tiap prosedurnya. Access juga mengizinkan form untuk mengandung kode yang dapat dieksekusi ketika terjadi sebuah perubahan terhadap tabel basis data, seperti halnya trigger, selama modifikasi dilakukan hanya dengan menggunakan form tersebut, dan merupakan sesuatu hal yang umum untuk menggunakan kueri yang akan diteruskan (pass-through dan teknik lainnya di dalam Access untuk menjalankan stored procedure di dalam RDBMS yang mendukungnya.
Dalam berkas Access Database Project (ADP) yang didukung oleh Microsoft Access 2000 dan yang selanjutnya, fitur-fitur yang berkaitan dengan basis data berbeda dari versi format/struktur data yang digunakan Access (
*.MDB), karena jenis berkas ini dapat membuat
koneksi ke sebuah basis data MSDE atau Microsoft SQL Server, ketimbang
menggunakan Microsoft JET Database Engine. Sehingga, dengan menggunakan
ADP, adalah mungkin untuk membuat hampur semua objek di dalam server
yang menjalankan mesin basis data tersebut (tabel basis data dengan constraints dan trigger, view, stored procedure, dan UDF). Meskipun demikian, yang disimpan di dalam berkas ADP hanyalah form, report, macro, dan modul, sementara untuk tabel dan objek lainnya disimpan di dalam server basis data yang membelakangi program tersebut.Sumber : id.wikipedia.org/wiki/Microsoft_Access
Sejarah Microsoft Access
Microsoft merilis Microsoft Access 1.0 pada bulan November 1992 dan dilanjutkan dengan merilis versi 2.0 pada tahun 1993. Microsoft menentukan spesifikasi minimum untuk menjalankan Microsoft Access 2.0 adalah sebuah komputer dengan sistem operasi Microsoft Windows 3.0, RAM berkapasitas 4 megabyte (6 megabyte lebih disarankan) dan ruangan kosong hard disk yang dibutuhkan 8 megabyte (14 megabyte lebih disarankan). Versi 2.0 dari Microsoft Access ini datang dengan tujuh buah disket floppy 3½ inci berukuran 1.44 megabyte.
Perangkat lunak tersebut bekerja dengan sangat baik pada sebuah basis data dengan banyak record tapi terdapat beberapa kasus di mana data mengalami kerusakan. Sebagai contoh, pada ukuran basis data melebihi 700 megabyte sering mengalami masalah seperti ini (pada saat itu, memang hard disk yang beredar masih berada di bawah 700 megabyte). Buku manual yang dibawanya memperingatkan bahwa beberapa kasus tersebut disebabkan oleh driver perangkat yang kuno atau konfigurasi yang tidak benar.
Nama kode (codename) yang digunakan oleh Access pertama kali adalah Cirrus yang dikembangkan sebelum Microsoft mengembangkan Microsoft Visual Basic, sementara mesin pembuat form antarmuka yang digunakannya dinamakan dengan Ruby. Bill Gates melihat purwarupa (prototype) tersebut dan memutuskan bahwa komponen bahasa pemrograman BASIC harus dikembangkan secara bersama-sama sebagai sebuah aplikasi terpisah tapi dapat diperluas. Proyek ini dinamakan dengan Thunder. Kedua proyek tersebut dikembangkan secara terpisah, dan mesin pembuat form yang digunakan oleh keduanya tidak saling cocok satu sama lainnya. Hal tersebut berakhir saat Microsoft merilis Visual Basic for Applications (VBA).
Sumber : id.wikipedia.org/wiki/Microsoft_Access
Perangkat lunak tersebut bekerja dengan sangat baik pada sebuah basis data dengan banyak record tapi terdapat beberapa kasus di mana data mengalami kerusakan. Sebagai contoh, pada ukuran basis data melebihi 700 megabyte sering mengalami masalah seperti ini (pada saat itu, memang hard disk yang beredar masih berada di bawah 700 megabyte). Buku manual yang dibawanya memperingatkan bahwa beberapa kasus tersebut disebabkan oleh driver perangkat yang kuno atau konfigurasi yang tidak benar.
Nama kode (codename) yang digunakan oleh Access pertama kali adalah Cirrus yang dikembangkan sebelum Microsoft mengembangkan Microsoft Visual Basic, sementara mesin pembuat form antarmuka yang digunakannya dinamakan dengan Ruby. Bill Gates melihat purwarupa (prototype) tersebut dan memutuskan bahwa komponen bahasa pemrograman BASIC harus dikembangkan secara bersama-sama sebagai sebuah aplikasi terpisah tapi dapat diperluas. Proyek ini dinamakan dengan Thunder. Kedua proyek tersebut dikembangkan secara terpisah, dan mesin pembuat form yang digunakan oleh keduanya tidak saling cocok satu sama lainnya. Hal tersebut berakhir saat Microsoft merilis Visual Basic for Applications (VBA).
Sumber : id.wikipedia.org/wiki/Microsoft_Access
Langganan:
Postingan (Atom)