Internet protocol suite atau TCP/IP (singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack
Protokol TCP/IP dikembangkan pada akhir dekade 1970-an hingga awal
1980-an sebagai sebuah protokol standar untuk menghubungkan
komputer-komputer dan jaringan untuk membentuk sebuah jaringan yang luas
(WAN). TCP/IP merupakan sebuah standar jaringan terbuka yang bersifat
independen terhadap mekanisme transport jaringan fisik yang digunakan,
sehingga dapat digunakan di mana saja. Protokol ini menggunakan skema
pengalamatan yang sederhana yang disebut sebagai alamat IP (IP Address)
yang mengizinkan hingga beberapa ratus juta komputer untuk dapat saling
berhubungan satu sama lainnya di Internet. Protokol ini juga bersifat routable yang berarti protokol ini cocok untuk menghubungkan sistem-sistem berbeda (seperti Microsoft Windows dan keluarga UNIX) untuk membentuk jaringan yang heterogen.
Protokol TCP/IP selalu berevolusi seiring dengan waktu, mengingat semakin banyaknya kebutuhan terhadap jaringan komputer dan Internet. Pengembangan ini dilakukan oleh beberapa badan, seperti halnya Internet Society (ISOC), Internet Architecture Board (IAB), dan Internet Engineering Task Force
(IETF). Macam-macam protokol yang berjalan di atas TCP/IP, skema
pengalamatan, dan konsep TCP/IP didefinisikan dalam dokumen yang disebut
sebagai Request for Comments (RFC) yang dikeluarkan oleh IETF.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Internet_protocol_suite
Minggu, 23 Juni 2013
Sejarah Jaringan Komputer
Sejarah jaringan komputer bermula dari lahirnya konsep jaringan komputer pada tahun 1940-an di Amerika yang digagas oleh sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Universitas Harvard yang dipimpin profesor Howard Aiken. Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama.Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan kaidah antrian.
Kemudian ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai berkembang sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer harus melayani beberapa tempat yang tersedia (terminal), untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System). Maka untuk pertama kalinya bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah komputer atau perangkat lainnya yang terhubung dalam suatu jaringan (host) komputer. Dalam proses TSS mulai terlihat perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri. Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset yang bertujuan untuk menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik pada tahun 1969. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET. Pada tahun 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan. Dan pada tahun 1970 itu juga setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed Processing). Dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer. Dalam proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat.
Pada tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program surat elektonik (email) yang dibuatnya setahun yang lalu untuk ARPANET. Program tersebut begitu mudah untuk digunakan, sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama yaitu tahun 1972, ikon at (@) juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukan “at” atau “pada”. Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan meluas ke luar Amerika Serikat. Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama yaitu tahun 1973, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran International Network (Internet). Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex. Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan surat elektronik dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network.
Peta logika dari ARPANET
Seiring dengan bertambahnya komputer yang membentuk jaringan, dibutuhkan sebuah protokol resmi yang dapat diakui dan diterima oleh semua jaringan. Untuk itu, pada tahun 1982 dibentuk sebuah Transmission Control Protocol (TCP) atau lebih dikenal dengan sebutan Internet Protocol (IP) yang kita kenal hingga saat ini. Sementara itu, di Eropa muncul sebuah jaringan serupa yang dikenal dengan Europe Network (EUNET) yang meliputi wilayah Belanda, Inggris, Denmark, dan Swedia. Jaringan EUNET ini menyediakan jasa surat elektronik dan newsgroup USENET.
Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan Sistem Penamaan Domain atau domain name system, yang kini kita kenal dengan DNS. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987, jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat menjadi 10000 lebih.
Jaringan komputer terus berkembang pada tahun 1988, Jarkko Oikarinen seorang berkebangsaan Finlandia menemukan sekaligus memperkenalkan Internet Relay Chat atau lebih dikenal dengan IRC yang memungkinkan dua orang atau lebih pengguna komputer dapat berinteraksi secara langsung dengan pengiriman pesan (Chatting ). Akibatnya, setahun kemudian jumlah komputer yang saling berhubungan melonjak 10 kali lipat. tak kurang dari 100000 komputer membentuk sebuah jaringan. Pertengahan tahun 1990 merupakan tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee merancang sebuah programe penyunting dan penjelajah yang dapat menjelajai komputer yang satu dengan yang lainnya dengan membentuk jaringan. Programe inilah yang disebut Waring Wera Wanua atau World Wide Web.
Komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer pada tahun 1992. Dan pada tahun yang sama muncul istilah surfing (menjelajah). Dan pada tahun 1994, situs-situs di internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya berbelanja melalui internet atau virtual-shopping atau e-retail muncul di situs. Pada tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus tahun kelahiran Netscape Navigator 1.0.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Jaringan_komputer
Jaringan komputer
Jaringan komputer (jaringan) adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer
yang didesain untuk dapat berbagi sumber daya (printer, CPU),
berkomunikasi (surel, pesan instan), dan dapat mengakses
informasi(peramban web). Tujuan dari jaringan komputer adalah agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server). Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.
Dua buah komputer yang masing-masing memiliki sebuah kartu jaringan, kemudian dihubungkan melalui kabel maupun nirkabel sebagai medium transmisi data, dan terdapat perangkat lunak sistem operasi jaringan akan membentuk sebuah jaringan komputer yang sederhana. Apabila ingin membuat jaringan komputer yang lebih luas lagi jangkauannya, maka diperlukan peralatan tambahan seperti Hub, Bridge, Switch, Router, Gateway sebagai peralatan interkoneksinya.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Jaringan_komputer
Dua buah komputer yang masing-masing memiliki sebuah kartu jaringan, kemudian dihubungkan melalui kabel maupun nirkabel sebagai medium transmisi data, dan terdapat perangkat lunak sistem operasi jaringan akan membentuk sebuah jaringan komputer yang sederhana. Apabila ingin membuat jaringan komputer yang lebih luas lagi jangkauannya, maka diperlukan peralatan tambahan seperti Hub, Bridge, Switch, Router, Gateway sebagai peralatan interkoneksinya.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Jaringan_komputer
Pengenalan Bahasa 4GL
Generasi Bahasa Komputer :
1) Bahasa Generasi Pertama adalah bahasa mesin. Beberepa ciri dari bahasa komputer ini adalah tidak ada terdapat interpreter / kompilator, programnya masih menggunakan notasi biner dan sangat sulit untuk mengecek kesalahan.
contoh : 011011 000000 000000 000001 110101 ( artinya: bersihkan akumulator masukan isi lokasi penyimpanan 117 ke dlmnya).
2) Bahasa Generasi Kedua (1950-an) merupakan bahasa assembly. Ciri-cirinya adalah pengalamatan pada bahasa ini dilakukan secara simbolis bukan dengan alamat fisik. Bahasa ini terdiri atas SAP, AUTOCODER, SPS, BAL dan EASYCODER.
Contoh:
CLA SALARY ==> (Salary menunjukkan lokasi memori tempat variabel salary disimpan).
3) Bahasa Generasi Ketiga (1960-an) sudah merupakan bahasa tingkat tinggi. Bahasa pada generasi ini sudah menggunakan kata-kata dalam bahasa Inggris,dan menekankan pada formula dalam notasi matematika. Selain itu, programnya dapat dikonversikan untuk dijalankan pada mesin-mesin yg berbeda. Bahasa generasi tiga terdiri atas: ALGOL, FORTRAN, COBOL, PL/I dan ADA.
Contoh : x = (a+b) / (c+d)
4) Bahasa Generasi Keempat (1970-an) merupakan bahasa produktifitas tinggi . Bahasa generasi keempat sudah sangat lebih baik dari bahasa generasi sebelumnya. Bahasa pada generesai ini sudah mampu mempercepat proses pembuatan aplikasi (baris code lebih sedikit), mempermudah aplikasi dan mempercepat perubahan. Selain itu, bahasa ini juga sudah dapat meminimalkan problem debugging dan pemakainya dapat memecahkan problemnya secara indivudual. Bahasa generasi keempat terdiri dari Informix, Oracle.
5) Bahasa Generasi Kelima (1980-an) merupakan bahasa terakhir , biasanya bergerak di bidang artificial inteligence. Bahasa generasi kelima sudah menngunakan sistem berbasis pengetgahuan. Mesinnya juga sudah dapat menggambarkan kesimpulan berdasarkan kode pengetahuan yang kompleks. Bahasa di generasiini terdiri dari prolog, LISP.
.
Bahasa Generasi Keempat
Bahasa generasi keempat (4GL) disebut juga dengan ‘Bahasa produktifitas Tinggi’, ‘Bahasa non-prosedural’, ‘Pembuat aplikasi’. Bahasa 4GL ini berfungsi untuk menerima file yang berisi urutan-urutan statement program dan menghasilkan program yang dapat dijalankan. Ciri khas dari suatu bahasa 4GL adalah :
- Tidak perlu training yang lama pada DP.
- Bahasa untuk semua pemakai (profesional DP sampai pemakai akhir).
- Bahasa query.
- Pembuat aplikasi.
- Mencakup bahasa prosedural maupun non-prosedural.
Bahasa Prosedural menentukan ‘Bagaimana’ sesuatu diselesaikan (programmer memberikan instruksi yang detail tentang bagaimana masing-masing tugas diselesaikan), contohnya adalah COBOL, PL/I. Bahasa Nonprosedural menentukan ‘Apakah’ yang akan diselesaikan. Pada Bahasa Non – prosedural pemakai mendapat hasil yang cepat tanpa mengatakan prosedur bagaimana hal itu dikerjakan. Contohnya adalah Informix, NOMAD.
Selain ciri-ciri di atas, bahasa pemrograman keempat memiliki beberapa kriteria pokok, yaitu:
- apakah diperuntukkan untuk perhitungan yang rutin atau pembuatan keputusan ad-hoc ?
- apakah diperuntukkan bagi pemakai akhir atau DP profesional ?
- apakah memerlukan ketrampilan programmer atau seorang analis yang meng-gunakannya ?
- feature manakah yang disediakan ? (exp. simple query, pembuatan laporan)
- apakah on-line atau off-line ?
- apakah dijalankan untuk mainframe, mini atau pc ?
- apakah cukup mudah digunakan dan hasilnya cepat diperoleh ?
Agar suatu bahasa disebut dengan ‘Generasi Keempat’ harus mempunyai karakteristik atau properti khusus, yaitu :
1. User-friendly.
2. Programmer non-profesional dapat memperoleh hasil
3. Menggunakan DBMS secara langsung.
4. Program untuk semua aplikasi dapat dibuat dengan satu perintah instruksi yang lebih sedikit.
5. Disusun untuk operasi on-line.
6. Mempermudah pemahaman dan perawatan code orang lain.
7. Prototype dapat dibuat dan dimodifikasi dengan cepat.
Pada pemrograman 4GL memiliki komponen non prosedural yang munkin disembunyikan pada fasilitas prosedural. Seperti tampak pada gambar berikut.

Appli. Parameter : pemberian nama prosedur, katalog, versi dan penanggung jawab.
Data Spec : spesifikasi data dan file data yang digunakan.
Screen spec : penentuan bentuk tampilan.
Report Spec : penentuan spesifikasi laporan berdasarkan data yang diambil.
Dialogue spec : memberikan struktur interaksi orang dan komputer.
Specification of Rules : aturan-aturan untuk penentuan keputusan. Biasanya dipisahkan dari badan aplikasi.
1) Bahasa Generasi Pertama adalah bahasa mesin. Beberepa ciri dari bahasa komputer ini adalah tidak ada terdapat interpreter / kompilator, programnya masih menggunakan notasi biner dan sangat sulit untuk mengecek kesalahan.
contoh : 011011 000000 000000 000001 110101 ( artinya: bersihkan akumulator masukan isi lokasi penyimpanan 117 ke dlmnya).
2) Bahasa Generasi Kedua (1950-an) merupakan bahasa assembly. Ciri-cirinya adalah pengalamatan pada bahasa ini dilakukan secara simbolis bukan dengan alamat fisik. Bahasa ini terdiri atas SAP, AUTOCODER, SPS, BAL dan EASYCODER.
Contoh:
CLA SALARY ==> (Salary menunjukkan lokasi memori tempat variabel salary disimpan).
3) Bahasa Generasi Ketiga (1960-an) sudah merupakan bahasa tingkat tinggi. Bahasa pada generasi ini sudah menggunakan kata-kata dalam bahasa Inggris,dan menekankan pada formula dalam notasi matematika. Selain itu, programnya dapat dikonversikan untuk dijalankan pada mesin-mesin yg berbeda. Bahasa generasi tiga terdiri atas: ALGOL, FORTRAN, COBOL, PL/I dan ADA.
Contoh : x = (a+b) / (c+d)
4) Bahasa Generasi Keempat (1970-an) merupakan bahasa produktifitas tinggi . Bahasa generasi keempat sudah sangat lebih baik dari bahasa generasi sebelumnya. Bahasa pada generesai ini sudah mampu mempercepat proses pembuatan aplikasi (baris code lebih sedikit), mempermudah aplikasi dan mempercepat perubahan. Selain itu, bahasa ini juga sudah dapat meminimalkan problem debugging dan pemakainya dapat memecahkan problemnya secara indivudual. Bahasa generasi keempat terdiri dari Informix, Oracle.
5) Bahasa Generasi Kelima (1980-an) merupakan bahasa terakhir , biasanya bergerak di bidang artificial inteligence. Bahasa generasi kelima sudah menngunakan sistem berbasis pengetgahuan. Mesinnya juga sudah dapat menggambarkan kesimpulan berdasarkan kode pengetahuan yang kompleks. Bahasa di generasiini terdiri dari prolog, LISP.
.
Bahasa Generasi Keempat
Bahasa generasi keempat (4GL) disebut juga dengan ‘Bahasa produktifitas Tinggi’, ‘Bahasa non-prosedural’, ‘Pembuat aplikasi’. Bahasa 4GL ini berfungsi untuk menerima file yang berisi urutan-urutan statement program dan menghasilkan program yang dapat dijalankan. Ciri khas dari suatu bahasa 4GL adalah :
- Tidak perlu training yang lama pada DP.
- Bahasa untuk semua pemakai (profesional DP sampai pemakai akhir).
- Bahasa query.
- Pembuat aplikasi.
- Mencakup bahasa prosedural maupun non-prosedural.
Bahasa Prosedural menentukan ‘Bagaimana’ sesuatu diselesaikan (programmer memberikan instruksi yang detail tentang bagaimana masing-masing tugas diselesaikan), contohnya adalah COBOL, PL/I. Bahasa Nonprosedural menentukan ‘Apakah’ yang akan diselesaikan. Pada Bahasa Non – prosedural pemakai mendapat hasil yang cepat tanpa mengatakan prosedur bagaimana hal itu dikerjakan. Contohnya adalah Informix, NOMAD.
Selain ciri-ciri di atas, bahasa pemrograman keempat memiliki beberapa kriteria pokok, yaitu:
- apakah diperuntukkan untuk perhitungan yang rutin atau pembuatan keputusan ad-hoc ?
- apakah diperuntukkan bagi pemakai akhir atau DP profesional ?
- apakah memerlukan ketrampilan programmer atau seorang analis yang meng-gunakannya ?
- feature manakah yang disediakan ? (exp. simple query, pembuatan laporan)
- apakah on-line atau off-line ?
- apakah dijalankan untuk mainframe, mini atau pc ?
- apakah cukup mudah digunakan dan hasilnya cepat diperoleh ?
Agar suatu bahasa disebut dengan ‘Generasi Keempat’ harus mempunyai karakteristik atau properti khusus, yaitu :
1. User-friendly.
2. Programmer non-profesional dapat memperoleh hasil
3. Menggunakan DBMS secara langsung.
4. Program untuk semua aplikasi dapat dibuat dengan satu perintah instruksi yang lebih sedikit.
5. Disusun untuk operasi on-line.
6. Mempermudah pemahaman dan perawatan code orang lain.
7. Prototype dapat dibuat dan dimodifikasi dengan cepat.
Pada pemrograman 4GL memiliki komponen non prosedural yang munkin disembunyikan pada fasilitas prosedural. Seperti tampak pada gambar berikut.
Gbr1. Komponen 4GL untuk membuat aplikasi rutin.
Keterangan :Appli. Parameter : pemberian nama prosedur, katalog, versi dan penanggung jawab.
Data Spec : spesifikasi data dan file data yang digunakan.
Screen spec : penentuan bentuk tampilan.
Report Spec : penentuan spesifikasi laporan berdasarkan data yang diambil.
Dialogue spec : memberikan struktur interaksi orang dan komputer.
Specification of Rules : aturan-aturan untuk penentuan keputusan. Biasanya dipisahkan dari badan aplikasi.
Kelebihan dan Kekurangan Java
Kelebihan
- Multiplatform. Kelebihan utama dari Java ialah dapat dijalankan di beberapa platform / sistem operasi komputer, sesuai dengan prinsip tulis sekali, jalankan di mana saja. Dengan kelebihan ini pemrogram cukup menulis sebuah program Java dan dikompilasi (diubah, dari bahasa yang dimengerti manusia menjadi bahasa mesin / bytecode) sekali lalu hasilnya dapat dijalankan di atas beberapa platform tanpa perubahan. Kelebihan ini memungkinkan sebuah program berbasis java dikerjakan diatas operating system Linux tetapi dijalankan dengan baik di atas Microsoft Windows. Platform yang didukung sampai saat ini adalah Microsoft Windows, Linux, Mac OS dan Sun Solaris. Penyebanya adalah setiap sistem operasi menggunakan programnya sendiri-sendiri (yang dapat diunduh dari situs Java) untuk meninterpretasikan bytecode tersebut.
- OOP (Object Oriented Programming - Pemrogram Berorientasi Objek)
- Perpustakaan Kelas Yang Lengkap, Java terkenal dengan kelengkapan library/perpustakaan (kumpulan program program yang disertakan dalam pemrograman java) yang sangat memudahkan dalam penggunaan oleh para pemrogram untuk membangun aplikasinya. Kelengkapan perpustakaan ini ditambah dengan keberadaan komunitas Java yang besar yang terus menerus membuat perpustakaan-perpustakaan baru untuk melingkupi seluruh kebutuhan pembangunan aplikasi.
- Bergaya C++, memiliki sintaks seperti bahasa pemrograman C++ sehingga menarik banyak pemrogram C++ untuk pindah ke Java. Saat ini pengguna Java sangat banyak, sebagian besar adalah pemrogram C++ yang pindah ke Java. Universitas-universitas di Amerika Serikat juga mulai berpindah dengan mengajarkan Java kepada murid-murid yang baru karena lebih mudah dipahami oleh murid dan dapat berguna juga bagi mereka yang bukan mengambil jurusan komputer.
- Pengumpulan sampah otomatis, memiliki fasilitas pengaturan penggunaan memori sehingga para pemrogram tidak perlu melakukan pengaturan memori secara langsung (seperti halnya dalam bahasa C++ yang dipakai secara luas).
Kekurangan
- Tulis sekali, jalankan di mana saja - Masih ada beberapa hal yang tidak kompatibel antara platform satu dengan platform lain. Untuk J2SE, misalnya SWT-AWT bridge yang sampai sekarang tidak berfungsi pada Mac OS X.
- Mudah didekompilasi. Dekompilasi adalah proses membalikkan dari kode jadi menjadi kode sumber. Ini dimungkinkan karena kode jadi Java merupakan bytecode yang menyimpan banyak atribut bahasa tingkat tinggi, seperti nama-nama kelas, metode, dan tipe data. Hal yang sama juga terjadi pada Microsoft .NET Platform. Dengan demikian, algoritma yang digunakan program akan lebih sulit disembunyikan dan mudah dibajak/direverse-engineer.
- Penggunaan memori yang banyak. Penggunaan memori untuk program berbasis Java jauh lebih besar daripada bahasa tingkat tinggi generasi sebelumnya seperti C/C++ dan Pascal (lebih spesifik lagi, Delphi dan Object Pascal). Biasanya ini bukan merupakan masalah bagi pihak yang menggunakan teknologi terbaru (karena trend memori terpasang makin murah), tetapi menjadi masalah bagi mereka yang masih harus berkutat dengan mesin komputer berumur lebih dari 4 tahun.
Sejarah perkembangan Java
Bahasa pemrograman Java terlahir dari The Green Project, yang berjalan selama 18 bulan, dari awal tahun 1991 hingga musim panas 1992. Proyek tersebut belum menggunakan versi yang dinamakan Oak. Proyek ini dimotori oleh Patrick Naughton, Mike Sheridan, dan James Gosling, beserta sembilan pemrogram lainnya dari Sun Microsystems. Salah satu hasil proyek ini adalah maskot Duke yang dibuat oleh Joe Palrang.
Pertemuan proyek berlangsung di sebuah gedung perkantoran Sand Hill Road di Menlo Park. Sekitar musim panas 1992 proyek ini ditutup dengan menghasilkan sebuah program Java Oak pertama, yang ditujukan sebagai pengendali sebuah peralatan dengan teknologi layar sentuh (touch screen), seperti pada PDA sekarang ini. Teknologi baru ini dinamai "*7" (Star Seven).
Setelah era Star Seven selesai, sebuah anak perusahaan Tv kabel tertarik ditambah beberapa orang dari proyek The Green Project. Mereka memusatkan kegiatannya pada sebuah ruangan kantor di 100 Hamilton Avenue, Palo Alto.
Perusahaan baru ini bertambah maju: jumlah karyawan meningkat dalam waktu singkat dari 13 menjadi 70 orang. Pada rentang waktu ini juga ditetapkan pemakaian Internet sebagai medium yang menjembatani kerja dan ide di antara mereka. Pada awal tahun 1990-an, Internet masih merupakan rintisan, yang dipakai hanya di kalangan akademisi dan militer.
Mereka menjadikan perambah (browser) Mosaic sebagai landasan awal untuk membuat perambah Java pertama yang dinamai Web Runner, terinsipirasi dari film 1980-an, Blade Runner. Pada perkembangan rilis pertama, Web Runner berganti nama menjadi Hot Java.
Pada sekitar bulan Maret 1995, untuk pertama kali kode sumber Java versi 1.0a2 dibuka. Kesuksesan mereka diikuti dengan untuk pemberitaan pertama kali pada surat kabar San Jose Mercury News pada tanggal 23 Mei 1995.
Sayang terjadi perpecahan di antara mereka suatu hari pada pukul 04.00 di sebuah ruangan hotel Sheraton Palace. Tiga dari pimpinan utama proyek, Eric Schmidt dan George Paolini dari Sun Microsystems bersama Marc Andreessen, membentuk Netscape.
Nama Oak, diambil dari pohon oak yang tumbuh di depan jendela ruangan kerja "Bapak Java", James Gosling. Nama Oak ini tidak dipakai untuk versi release Java karena sebuah perangkat lunak lain sudah terdaftar dengan merek dagang tersebut, sehingga diambil nama penggantinya menjadi "Java". Nama ini diambil dari kopi murni yang digiling langsung dari biji (kopi tubruk) kesukaan Gosling. Konon kopi ini berasal dari Pulau Jawa. Jadi nama bahasa pemrograman Java tidak lain berasal dari kata Jawa (bahasa Inggris untuk Jawa adalah Java).
Sumber : id.wikipedia.org/wiki/Java
Pertemuan proyek berlangsung di sebuah gedung perkantoran Sand Hill Road di Menlo Park. Sekitar musim panas 1992 proyek ini ditutup dengan menghasilkan sebuah program Java Oak pertama, yang ditujukan sebagai pengendali sebuah peralatan dengan teknologi layar sentuh (touch screen), seperti pada PDA sekarang ini. Teknologi baru ini dinamai "*7" (Star Seven).
Setelah era Star Seven selesai, sebuah anak perusahaan Tv kabel tertarik ditambah beberapa orang dari proyek The Green Project. Mereka memusatkan kegiatannya pada sebuah ruangan kantor di 100 Hamilton Avenue, Palo Alto.
Perusahaan baru ini bertambah maju: jumlah karyawan meningkat dalam waktu singkat dari 13 menjadi 70 orang. Pada rentang waktu ini juga ditetapkan pemakaian Internet sebagai medium yang menjembatani kerja dan ide di antara mereka. Pada awal tahun 1990-an, Internet masih merupakan rintisan, yang dipakai hanya di kalangan akademisi dan militer.
Mereka menjadikan perambah (browser) Mosaic sebagai landasan awal untuk membuat perambah Java pertama yang dinamai Web Runner, terinsipirasi dari film 1980-an, Blade Runner. Pada perkembangan rilis pertama, Web Runner berganti nama menjadi Hot Java.
Pada sekitar bulan Maret 1995, untuk pertama kali kode sumber Java versi 1.0a2 dibuka. Kesuksesan mereka diikuti dengan untuk pemberitaan pertama kali pada surat kabar San Jose Mercury News pada tanggal 23 Mei 1995.
Sayang terjadi perpecahan di antara mereka suatu hari pada pukul 04.00 di sebuah ruangan hotel Sheraton Palace. Tiga dari pimpinan utama proyek, Eric Schmidt dan George Paolini dari Sun Microsystems bersama Marc Andreessen, membentuk Netscape.
Nama Oak, diambil dari pohon oak yang tumbuh di depan jendela ruangan kerja "Bapak Java", James Gosling. Nama Oak ini tidak dipakai untuk versi release Java karena sebuah perangkat lunak lain sudah terdaftar dengan merek dagang tersebut, sehingga diambil nama penggantinya menjadi "Java". Nama ini diambil dari kopi murni yang digiling langsung dari biji (kopi tubruk) kesukaan Gosling. Konon kopi ini berasal dari Pulau Jawa. Jadi nama bahasa pemrograman Java tidak lain berasal dari kata Jawa (bahasa Inggris untuk Jawa adalah Java).
Sumber : id.wikipedia.org/wiki/Java
Java
Java adalah bahasa pemrograman yang dapat dijalankan di berbagai komputer termasuk telepon genggam. Bahasa ini awalnya dibuat oleh James Gosling saat masih bergabung di Sun Microsystems saat ini merupakan bagian dari Oracle dan dirilis tahun 1995. Bahasa ini banyak mengadopsi sintaksis yang terdapat pada C dan C++
namun dengan sintaksis model objek yang lebih sederhana serta dukungan
rutin-rutin aras bawah yang minimal. Aplikasi-aplikasi berbasis java
umumnya dikompilasi ke dalam p-code (bytecode) dan dapat dijalankan pada berbagai Mesin Virtual Java (JVM). Java merupakan bahasa pemrograman yang bersifat umum/non-spesifik (general purpose),
dan secara khusus didisain untuk memanfaatkan dependensi implementasi
seminimal mungkin. Karena fungsionalitasnya yang memungkinkan aplikasi
java mampu berjalan di beberapa platform sistem operasi yang berbeda, java dikenal pula dengan slogannya, "Tulis sekali, jalankan di mana pun".
Saat ini java merupakan bahasa pemrograman yang paling populer
digunakan, dan secara luas dimanfaatkan dalam pengembangan berbagai
jenis perangkat lunak aplikasi ataupun aplikasi berbasis web.
Sumber : id.wikipedia.org/wiki/Java
Sumber : id.wikipedia.org/wiki/Java
Langganan:
Postingan (Atom)